BERBAGI

Hyejin datang ke salon untuk memperbaharui tampilannya. Sang pemilik salon terkejut dengan rambut keriting Hyejin. Namun sang pemilik salon dapat memastikan bahwa Hyejin akan berubah menjadi cantik. Hyejin sempat ingin mundur setelah mengetahui biaya perawatan salonnya. Tapi tidak jadi karena tekadnya untuk memulai sesuatu yang baru telah bulat.

1Hyejin pun mencoba merubah penampilannya dengan sesuatu yang lebih modis. Tak hanya dengan kaos panjang dan celana jeans yang sering dia gunakan. Kemudian Hyejin juga mulai mencoba menggunakan make up diwajahnya. Sehingga pipi merahnya sudah tak lagi terlihat jika dia pergi ke kantor menggunakan make up.

2Dengan penampilan baru tsb Hyejin berangkat kembali ke kantor The Most. Semua yang ada di sana, rekan sekantor Hyejin yang mengenal Hyejin sebelumnya terpukau dengan penamapilan Hyejin yang sekarang. Termasuk timnya di tim Editing. Hyejin meminta maaf pada timnya karena sudah menyebabkan kekhawatiran akan dirinya. Dirinya berjanji akan bekerja lebih keras lagi utk selanjutnya. Shinhyuk benar- benar terkejut dengan perubahan Hyejin.

3Joonwoo pun memeluk Hyejin dan mengatakan bahwa dia sangat merindukan Hyejin. Hanseol yang selama ini selalu memandang rendah Hyejin pun merasa bersalah. Cha JunYeong meminta anak buahnya untuk segera kembali bekerja.

4Sungjoon yang mengetahui kembalinya Hyejin, melihat kejadian ini dari ruangannya dan tersenyum

5Shinhyuk mengjampiri Hyejin dan bertanya apakah dirinya benar Hyejin. ” Apa yang kau lakukan dengan rambutmu ? Apakah kau menggunakan make -up? Kemana pipi merahmu yang selama ini menjadi ciri khasmu? Aku tak bisa melihatnya. Kau tak cocok dengan style ini. Aku lebih menyukai Hyejin yang dulu…” Shinhyuk mengekuh pada Hyejin. ” Semua orang mengatakan aku cantik….pergilah dan kembali bekerjaa…” Hyejin mendorong kursi Shinhyuk kembali ke tempatnya. Secara tiba – tiba Hanseol menghampiri Hyejin dan memanggilnya ” Eonnie “. Hyejin kaget. Namun Hanseol segera pergi dengan wajah bersalah.

6Hyejin melihat bawang nya tumbuh dengan baik. ” Pasti ada yang mengganti airmu setiap saat ” kata Hyejin . Hyejin mengambil bawangnya dan melihat ada lukisan ekspressi menangis di sana. Hyejin teringat gambar yang dikirim oleh Sungjoon sebelumnya. Diapun menoleh ke ruangan Sungjoon.

7Disana, Sungjoon sedang menatapnya. Hyejin pun langsung bangkit dari duduknya dan memberi salam pada Sungjoon. Sungjoon membalas salam Hyejin dengan senyum juga. Sementara Shinhyuk terus memperhatikan keduanya.

8Hyejin bertemu dengan Rara di koridor. Hyejin menyapanya namun Kim Rara tak mengenalnya. Hyejon berkata bahwa dirinya adalah seseorang yang tidak seperti ” Most Like ” . Kim Rara juga ikut terkejut dengan perubahan yang terjadi pada Hyejin. ” Kau sekarang sudah terlihat seperti ” Most Like ” …..brava…brava….” ujar Rara. Hyejin pun tersenyum bangga. Shinhyuk kemudian merengek pada Hyejin untuk makan bersama.

9” Jadi kau kembali karena Deputi Ji menemuimu secara personal dan memintamu untuk kembali ? ” tanya Shinhyuk. Hyejin menggeleng. Dia mengatakan bahwa dia memiliki goal yang baru. ” Apakah goalmu itu menjadi karyawan tetap ? ” tanya Shinhyuk lagi. ” Bukan….aku bertekad untuk mengganti mesin cetak yang selalu digunakan ayahku untuk bekerja. Aku sudah bertekad untuk diriku sendiri dan ayahku. Aku tidak akan banyak mengeluh dan hanya bekerja keras. ” . Shinhyuk pun tersenyum menatap Hyejin.

10Sungjoon akhirnya berhasil menghubungi Hyejin ( Haeri ) . Sungjoon mengatakan bahwa dirinya kesulitan menghubungi Hyejin ( Haeri ) akhir – akhir ini. Mereka pun berjanji untuk bertemu malam ini.

11Di meeting pagi itu, mereka sedang membahas apa yang akan mereka tampilkan di malam acara 20th The Most anniversary. Leader Cha, Ahreum , PoongHo mengemukakan ide mereka. Mereka merencanakan aesuatu yang mewah. Konsep dengan mengguanakan kapal pesiar. Kim Poongho meminta agar mereka bisa memanggil artis terkenal seperti Super Junior untuk mengisi acara mereka dan sebagai puncak acara mereka akan menyalakan kembang api. Shinhyuk bahkan menyarankan untuk menyewa sebuah resort di pulau Jeju. Semua anggota tim terlihat antusias. Namun tidak untuk Sungjoon dan Hyejin . Leader Cha menanyakan mengapa tampang mereka menjadi aneh.

12Hyejin dengan ragu – ragu ikut mengemukakan idenya. Dia mengatakan bahwa perayaan anniversary dengan sesuatu yang mewah itu sudah terlalu biasa. Mengapa mereka tidak mencoba dengan sesuatu yang di luar kebiasaan. ” Konsepnya adalah bagaimana dunia terlihat berbeda dari sudut pandang yang lain…jadi aku pikir konsep yang mewah tidak terlalu cocok dengan ini. ” Sungjoon masih terlihat bingung dengan konsep yang harus mereka lakukan. ” Bagaimana jika kita mengambil sisi yang berlawanan dari hal yang glamour itu sendiri ?? ” Hyejin mengungkapkan idenya. ” Bagaimana jika kita menyoroti sisi kebalikannya dari glamorous tsb? tanya Sungjoon. Anggota yang lain tampaknya belum mengerti. Kemudian Sungjoon menjelaskan tentang idenya. Bahwasannya di balik bagusnya sebuah majalah, bagusnya sebuah pemotretan dengan model ternama, hebatnya panghung catwalk, dibelakangnya ada orang – orang yang bekerja sangat keras. Seperti tim make up, tim fashion. Mereka bekwrha siang malam, bahkan hingga tak tidur untuk bisa menampilkan satu pertunjukkan dan hasil karya yang memuaskan. Anggota tim mulai mengerti. ” Jika itu konsepnya;, berarti itu adalah tentang kita sendiri…” ujar leader Cha. ” Kita benar – benar nekerja seperti anjing….” kata Hanseol. ” Bintang bersinar dalam kegelapan…jadi kita tak menaruh fokus pada bintangnya namun fokus pada kegelapannya..apakah seperti itu? ” tanya Kim PongHo. ” Beauty of the Shadows……” Shinhyuk berujar. Akhirnya mereka sepakat untuk menggunakan konsep tsb di event perayaan 20th anniversary The Most. Anggota tim pun bertepuk tangan untuk Hyejin karena ide ini berasal darinya. Sungjoon tersenyum menatap Hyejin.

Hyejin memberikan ringkasan hasil meeting pada Sungjoon. Sungjoon memberikan buku merah milik Hyejin yang sudah dibacanya. Sungjoon meminta maaf pada Hyejin karena sudah lancang membaca bumunya sampai habis. ” Dari ceritamu di buku tsb, aku menyampaikan beberapa ideku. ” kata Sungjoon. Hyejin membuka bukunya dan terlihat ada tempelan beberapa post it di buku tsb. Hyejin tersenyum.

13Hyejin berbalik ingin keluar dari ruangan Sungjoon, namun Sungjoon segera memanggilnya. Dia memberikan Hyejin sebuah hadiah. Yaitu ID card case yang di dalamnya terdapat ID card Hyejin. ” Aku berkata bahwa kau harus menyimpan ID cardmu dengan baik. Jadi itu adalah hadiah selamat datang untukmu. ” kata Sungjoon. Hyejin mengenakan ID cardnya. ” Apakah terlihat cocok denganku? ” tanya Hyejin. Sungjoon mengacungkan jempolnya.

14Sungjoon kembali memanggil Hyejin untuk yanh kesekian kalinya di saat Hyejin ingin keluar dari ruangan Sungjoon. ” Aku lupa untuk mengatakan sesuatu yang penting. ” kata Sungjoon. Hyejin menunggu apa yang akan dikatakan Sungjoon selanjutnya. ” Sangat bagus akhirnya kau kembali. Welcome….” kata Sungjoon sambil tertawa. Hyejin pun tersenyum.

15Haeri melihat Sungjoon yang menunggunya dari kaca di luar kafe. Dia sebenarnya ingin menemuknya. Tapi menahan dengan sekuat hati. Dia tak bisa terua membohongi sahabatny serta cinta pertamanya. Haeri menelpon Sungjoon dan mengatakan bahwa dia terpaksa membatalkan pertemuaannya karena harus pergi keluar kota. Haeri menelpon Sungjoon dengan menahan tangis. ” Kau sepertinya sangat sibuk. Segera hubungi aku jika jadwalmu sudah selesai. ” kata Sungjoon. Sungjoon sedikit merasakan hal yang aneh sesaat setelah Haeri menutup teleponnya.

16Sakit perut yang dirasakan Haeri semakin menjadi – jadi. Tak tahan, akhirnya Haeri pingsan di supermarket tempat Shinhyuk biasa makan ramen. Shinhyuk yang melihatnya langsung membawa Haeri ke RS.

17” Dia kesakitan karena kejang perut yang dialaminya karena strees. Dia pasti merasa sangat kesakitan. Apa kau tak tahu itu? ” tanya si dokter pada Shinhyuk. ” Jadi mungkin dia tidak makan dan tidak tidur selama beberapa hari ini. Sepertinya dia di bawah tekanan stress yang sangat hebat. ” jelas si dokter.

18” Kau tak sanggup menghadapinya hingga kau jatuh sakit.” kata Shinhyuk setelah Haeri terbangun dari pingsannya. ” Semakin lama kau menahannya, itubakan menyakitkan dirimu sendiri. ” kata Shinhyuk lagi. Haeri berkata bahwa dirinya menjadi serakah. Ratusan kali dia ingin menghentikan sandiwaranya. Shinhyuk berkata bahwa Haeri adalah teman terdekat Hyejin. Haeri juga mengetahui bahwa Hyejin dan Sungjoon adalah cinta pertama untuk masing-masing.

19” Bagiku juga. Sungjoon adalah cinta pertama bagiku. Mencintai orang sebanyak ini…ini juga pertama kalinya untukku… ” Haeri tak dapat lagi menahan tangisnya.

20Haeri terbangun dari tidurnya. Dia keluar kamar dan mendapati Hyejin sedang berada di dapur. Hyejin begitu khawatir ketika sepulang kerja Hyejin langsung tertidur dengan muka lemas.

21Hyejin sedang memasak bubur untuk Haeri. ” Aku melihat obatmu dan sepertinya itu obat sakut perut. Apa kau stress belakangan ini? Kau selalu sakit perut jika kau mengalami stress. ” kata Hyejin. Haeri langaung teringat saat masa sekolah dulu. Di saat dia masih tinggal bersama dengan ibu tirinya. Haeri mengalami stress berat. Perutnya mengalami kejang. Hingga Hyejin datang dan membuatkan bubur untuknya. Haeri berjanji pada Hyejin akan hidup di samping Hyejin selamanya. Haeri juga berjanji akan memperlakukan Hyejin dengan baik. Itu semua dia lakukan karena Hyejin adalah orang yang selalu berada di sampingnya. Selalu ada untuk menemaninya.

22Haeri menghampiri Hyejin dan memeluknya dari belakang. Hyejin kaget mendapat pelukan dari sahabatnya. ” Obat terbaik adalah Hyejin…itu tidak akan menjadi sakit lagi jika Hyejin disini..” kata Haeri. ” Hyejin-na..apakah aku sudah pernah memberitahumu ? Bahwa aku menyukaimua dengan seluruh hatiku? ” tanya Haeri lagi. Hyejin merasakan ada aesuatu yang terjadi dengan sahabatnya itu. Hywjin menanyainya apakah dia bertengkar dengan pacarnya. Atau terjadin sesuatu di hotel. Haeri menggeleng lalu memeluk Hyejin dengan erat. ” Tak ada apa – apa. Tak ada yang terjadi dan aku juga baik – baik saja. ” Hyejin pun membalas pelukan Haeri.

23Keesokan paginya disaat meeting untuk menentukan siapa yang akan melakukan opening speech di acara 20th anniversary nanti. Sungjoon mengatakan bahwa dia yang akan melakukannya. Ahreum minta maaf karena dia terlambat. Mobilnya tiba – tiba berhenti di tengah jalan. Namun Sungjoon tetap menegurnya dengan cukup ketus. Ahreum agak sedikit kesal dia bukannya sengaja untuk terlambat.

24Shinhyuk melihat Id case yang digunakan oleh Hyejin. Hyejin mengatakan bahwa itu adalah pemberian Sungjokn sebagai hadiah selamat datang. Hyejin menceritakannya dengan senyum bahagia. Shinhyuk pun seketika bertingkah aneh dan membuat Hyejin berpikir bahwa Shinhyuk bukanlah manusia normal.

25Hyejin mendengar pembicaraan penumpabg lain di bus tentang seseorang yang melakukan aksi yang berbahaya. Si saat dia menoleh keluar, dia melihat Shinhyuk sedang mengendarai motornya dan berjalan di samping bus yang dinaiki oleh Hyejin. Hyejin pun berteriak lada Shinhyuk bahwa hal itu adalah berbahaya.

26Setelah Hyejin turun, dia memarahi Shinhyuk mengap melakukan hal bahaya tsb. Shinhyuk pun langsung memberikan tas berwarna merah pada Hyejin. Hyejin bertanya apa maksudnya. Shinhyuk mengatakan bahwa itu adalah kado darinya. Hadiah selamat datang. Hyejin menolaknya meskipun Shinhyuk bilanh tas tsb diskon 90%. Shinhyuk mengancam akan memberikan tas tsb kepada anjing jika Hyejin tak menerimanya.

27” Buang saja kalau gitu…” Hyejin tetap menolak pemberian Shinhyuk. Benar saja, kebetulan ada anjing besar yang sedang lewat bersama tuannya. Shinhyuk memberikan tas tsb. Hyejin shock. Ternyata Shinhyuk benar-benar memberikan tas tsb pada si anjing. Hyejin meminta maaf pada si pemilik anjing. Dengan kesal Hyejin memakai tas tsb..” Lihat…tasnya sudah kupakai. Apa kau puas? ” tanya Hyejin. ” Ya…aku puas…kau terlihat cocok dengan tas itu. ” kata Shinhyuk.

28Hari perayaan anniversary tiba. Sungjoon mempersiapkan dirinya dengan baik. Dan dia pun juga berlatih untuk opening speech nanti malam.

29Kesibukan juga sudah terlihat di venue. Tim Editor sibuk menata ruangan dan melakukan persiapan lainnya sebelum tamu – tamu berdatangan.

30Akhirnya satu persatu tamu mulai hadir. Banyak orang – orang terkenal hadir di acara tsb seperti artis dan penyanyi wanita Uee, kemudian aktor Lee Jun Ki, dan juga aktor sekaligus penyanyi Seo In Guk juga terlihat menghadari perayaan ulang tahun yang ke 20 majalah The Most.

31Hyejin berjaga di pintu masuk untum memberikan brosur dan menyapa para tamu yang hadir. Cha Jun Yeong menanyakan perihal Ji Sung Jon yang belum juga hadir di acara tsb. Huejin sayup – sayup mendengar percakapan leader Cha dan Hanseol.

32Hyejin menyambut mc yang hadir di acara tab yaitu Kim Je Dong. Dari Kim Je Dong, Hyejin tahu bajwa di luar sedang hujan deras dan dia mengkhawatirkan keadaan SungJoon.

33Menjelang 3 menit acara akan dimulai, Sungjoon belum juga menampakkan batang hidungnya. Leader Cha makin panik. Dia meminta Joonwoo untuk berbicara pada bagian pengatur suara untuk menunda acara pembukaan event tsb.

34Namun sepertinya terjadi kesalahpahaman antara si MC dan pengatur suara. Bukannya membuat acara pembukaan ditunda, ini malah dimulai lebih cepat.

35Sementara itu Hyejin menengok ke luar. Hujan deras. Dia teringat kata Sungjoon berkata bahwa dia memiliki trauma menyetir di saat hari hujan. ” Apakah dia baik – baik saja ? ” Hyejin bertanya pada dirinya sendiri dengan wajah cemas.

36Di dalam, di layar panggung sudah menampilkan intro dari tema acara malam itu. Gambar – gambar yang ditunjukkan di layar adalah gambar dimana para editor majalah sangat bekerja keras untuk menyusun tema suatu majalah. Para undangan yang hadir melihat ke layar dengan tenang. Sementara itu para tim editor terlihat aangat tegang melihat foto – foto mereka yang ditampilkan di layar.

37Saat untuk opening speech pun tiba. Dan Ji Sung Joon sama sekali belum terlihat. Akhirnya leader Cha meminta Shinhyuk yang lumayan fasih berbahas Inggris untuk melakukan opening speech. Para undangan sudah mulai gelisah. ” Aku tak mwnyiapkan apapun…bagaimana bisa aku naik ke atas sana…” protes Shinhyuk. Tapi leader Cha dan yang lain terus mendorong Shinhyuk agar melakukan opening speech. Shinhyuk menarik napas dan ” OK…baiklah…aku mengerti….” .

38Namun disaat Shinhyuk ingin melangkah ke atas panggung, Shinhyuk dkk dikejutkan oleh sesuatu.

39

…………………………………………………………..