Connect with us

Kdrama News

Sinopsis Remember – War Of The Son Eps 14

Shinbie

Published

on

In Ah memeluk Jinwoo sambil menangis. Jinwoo tak tahu harus berbuat apa. Bingung. Mengapa In Ah menangia sekeras ini secara tiba – tiba? Masalah apa yang terjadi kepadanya. Ataukah ‘ masalah’ itu ada pada dirinya? Jinwok tak berbuat apapun. Hanya membiarkan In Ah menumpahkan tangis di pelukannya.

1Dengan langkah gonta, In Ah kembali ke Kantor Byeonduri Law Firm. Managet Yeon menanyakan keberadaan Jinwoo. Karena dia menyangka bahwa In Ah sedang pergi berkencan dengan Jinwoo. In Ah mengatakan bahwa Jinwoo sedamg berada di rumahnya. ” Apakah Jinwoo menderita penyakit yang sama dengan ayahnya? Aku mengetahui semuanya, jadi tolong katakan padaku..”kata In Ah. ” Jinwoo yang memintaku menyembunyikan ini dari mu. Jadi aku tak bisa memberitahumu. Kau benar…” jawab Manager Yeon. In Ah meminta Manager Yeon untuk membantunya bertemu dengan dokter yang menangani Jinwoo. Karena dia tak bisa hanya duduk dan tak melakukan apapun untuk Jinwoo.

2Jinwoo kaget di saat dia terbangun. Dia berada di kamar di rumah lamanya. Di sana terdapat foto dirinya bersama dengan ayahnya. Jinwoo berusaha m mengingat apa yang sudah terjadi kepada dirinya. Dia ingay di saat dia bertemu dengan Nam Gyu Man. Nam Gyu Man memberitahunya bahwa ayah Dongho yang sudah menyebabkan kecelakaan yang menewaskan ibu dan kakak laki – lakinya. Jinwoo mengingat peristiwa itu.

3Hong Mo Suk melaporkan apa yang sudah dia lakukan untuk memulihkan reputasi Il Ho Grup setelah kasus dengan Smile Light Bulb. Situasi aman terkendali sekarang. ” Kau sangat hebat Mr. Hong. Kau tak bisa dibandingkan dengan Pengacara Park…itulah yang membuat kelas kalian berbeda. Mungkin karena kau sudah bekerja untuk kami dalam waktu yang lama..” kata Gyu Man memuji. ” Kalian sudah mengabulkan beberapa pernintaanku. Aku hanya melakukan apa yang seharusnya aku lakukan…” kata Hong Mo Suk. ” Jika aku tahu dia sebagus itu maka aku akan membawa…….” Gyu Man tak meneruskan kata – katanya. Nam Il Ho menatapnya dalam. Tak tahu apa maksud tersembunyi dari tatapan Nam Il Ho tsb. Yang jelas ekspressi Nam Gyu Man terlihat khawatir. Terlihat seperti dia hampir saja membocorkan suatu rahasia. Hong Mo Suk oun berjanji akan terus bekerja untuk keluarga Nam.

4PLAAAKKKK!!!  Tamparan keras Jinwoo mendarat di pipi Park Dongho. Jinwoo datang ke kantor Park Dongho dan langsung menamparnya. ” Kau…kau sudah mengetahui peristiwa 17 tahun yang lalu kan? Apakah kau manusia? Bagaimana bisa kau menyebut dirimu manusia? Beraninya kau menghadapiku setelah semua yang terjadi?” tanya Jinwoo emosi. Park Dongho berlutut. Dia mengatakan bahwa peristiwa yang terjadi 17 tahun lalu adalah kecelakaan. Benar – benar kecelakaan. Bahkan dia kehilangan ayahnya dalam kecelakaan itu. Namun Jinwoo tetap tak menerimanya. Dia sudah terlanjur membenci Park Dongho. Dia berkata bahwa dia tak akan pernah memaafkan Park Dongho. ” Ada sesuatu yang tak kau tahu tentang kecelakaan itu. ” kata Dongho. Jinwoo menghentikan langkahnya. Park Dongho mengatakan bahwa kecelakaan itu terjadi karena Nam Il Ho. ” Aku kehilangan ayahku dan kau kehilangan Ibu serta kakakmu karena Nam Il Ho. Aku berlutut di hadapanmu hari ini. Tapi segera, aku akan membuat Nam Gyu Man dan Nam Il Ho berlutut di hadapanmu dan hadapanku. Aku akan membuat nya terjadi…” kata Park Dongho mantap.

5In Ah dan Manager Yeon menemui doktet yang menangani penyakit Jinwoo. In Ah ingin mengetahui kondisi Jinwoo yang sebenarnya. Penyakit Jinwoo bertumbuh lebih cepat dibandingkan dengan penderita Alzheimer yang lain karena Hyperthemesia yang dimilikinya. Perlahan, dia akan kehilangan memorynya. ” Tapi dia tak akan kehilangan memorinya dalam satu waktu kan?” tanya In Ah. ” Yang paling buruk adalah dia akan kehilangan memorynya dalam waktu 6 bulan. ” kata dokter. Dan penyakit Jinwoo hanya bisa diperlambat dengan menggunakan obat.

6In Ah melangkah perlahan di lorong rumah sakit. Tak tahu apa yang harus dia lakukan kepada Jinwoo. Doktet mengatakan bahwa jika penyakit Jinwoo makin parah, bekerja akan semakin suliy baginya. Dan pada akhirnya nanti dia tak bisa melakukan apapun tanpa bantuan dari orang lain. Lagi – lagi In Ah meneteskan air matanya.

7Dongho terdiam di ruangannya. Mengingat kejadian di saat dia datang ke untuk melayat ayah Jinwoo. Dia meminta maaf pada Jinwoo karena gagal untuk membuat ayahnya tetap hidup. Dengan menangis, Jinwoo berkata seandainya pada saat itu Dongho tak mengkhianati dia san ayahnya, dia tak akan kehilangan ayahnya seperti sekarang. Sangho yang masuk ke dalam ruangannya secara tiba – tiba membuyarkan lamunan Dongho. ” Hyungnim…aku dengar Gyu Man mengundang Jinwoo ke kantor hari ini. Aku rasa itulah caranya bagaimana Jinwoo bisa mengetahui perihal kecelakaan 17 tahun lalu…” kata Sangho Dongho mengerutkan dahinya.

8Dengan kasar, Dongho memasuki ruangan Nam Gyu Man. Dia bertanya mengapa Gyu Man mencari tahu masa lalunya. ” Kau melakukan hal yang sama terhadap ayahku. Apakah kau pikir aku akan tidak tahu?” tanya Nam Gyu Man. Dia juga bertanya rahasia apa saja yang sudah Dongho dapat tentang masa lalu ayahnya. Dongho memperingatkan Nam Gyu Man agar berhenti menangkapnya. ” Apakah kau mengancamku sekarang?” tanya Nam Gyu Man. ” Ini peringatan. Tapi, aku tidak tahu apakah ini akan berakhir menjadi ancaman atau peringatan. Semua berada di tanganmu Mr. Nam…” kata Dongho. Tangannya juga memecahkan lampu di meja Nam Gyu Man. Nam Gyu Man terlihat menahan amarahnya setelah kepergian Park Dongho.

9Ibu In Ah terkejut mendapati In Ah pulang ke rumah. In Ah ingin bertemu dengan ayahnya. Ada sesuatu yang perlu ia bicarakan dengan ayahnya. In Ah bercerita bahwa dia memiliki teman yang sakit. Dan dia baru saja mengetahui akan hal itu. ” Bukan berarti bahwa temanmu sakit, semuanya akan berubah. Bayangkan betapa sulitnya itu untuk temanmu. ” kata ayah In Ah. ” Aku tidak tahu mengapa sesuatu yang buruk selalu terjadi kepadanya. Aku merasa kesal karena aku tidak bisa berbuat apapun untuknya. ” kata In Ah menahan tangisnya. ” Penyakit temanmu itu adalah bagian darinya. Perlakukan dia secara normal.seperti sebelumnya. ” kata ayah In Ah lembut.

10In Ah kembali ke kantor. Manager Yeon meminta In Ah agar dia berpura – pura tak terjadi apa – apa terhadap Jinwoo. ” Dia mungkin akan kehilangan semua memorinya…” kata In Ah. ” Tetap saja…aku ingin Jinwoo hidup seperti yang dia inginkan dengan sisa waktu yang dia punya….” kata Manager Yeon. Jinwoo masuk ke dalam kantor. Manager Yeon langsung berpura – pura sedang tak berbicara dengan In Ah. Agak canggung suasana saat itu. Lalu Jinwoo berbicara kepada In Ah. “Tentang makan malam tadi….” . “Hmmmmm…makanannya sangat enak…tasnya juga terlihat sangat bagus denganku…” In Ah memotong pembicaraan Jinwoo. Jinwoo pun tersenyum, ” Benarkah? Aku akan membawamu ke tempat yang lebih bagus lagi lain kali…” . In Ah mengangguk sambil tersenyum. Jinwoo melangkah memasuki ruangannya . Senyum In Ah langsung hilang.

11Jinwoo ingat di saat dia mengajak In Ah untuk makan malam. Ingatannya terhenti sampai di situ. Dia berusaha mengingat kembali. Namun gagal. Manager Yeon masuk ke dalam kamar rahasianya. Menanyakan apakah yang sudah terjadi kemarin. Jinwoo mengatakan bahwa dia ingat dia bertemu dengan Nam Gyu Man. Namun dia tak bisa mengingat kejadian setelahnya. Apa yang dia lakukan dan kemana ia pergi. ” Kau bertemu dengan Nam Gyu Man kemarin? Tapi…apakah kau yakin bahwa penyakitmu tidak semakin bertambah parah?” tanya Manager Yeon. ” Sampai aku berhasil melakukan sidang itu. Aku tidak boleh sakit…” kata Jinwoo.

12Hakim Kang Suk Gyu mendatangi lembaga forensik nasional.  Masih dalam rangka ingin mengusut kasus kematian Oh Jung Ah. Tim forensik mengatakan bahwa alat yang digunakan membunuh adalah benar alat pembuja anggur. Namun yang mengherankan adalah sidik jari Seo Jae Hyuk,  ayah Jinwoo tak ditemukan di dalamnya. ” Kasua ini penuh dengan barang bukti tapi tidak ada yang valid..” kata Kang Suk Gyu.

13Hong Mo Suk ditugaskan untuk membela Seok Joo Il di pengadilan. Namun sepertinya Hong Mo Suk melakukan tugaanya dengan setengah hati. ” Siaoa yang mengira bahwa aku akan membela seorang berandalan…” kata Mo Suk dengan sinis. Joo Il memandangnya dengan pandangan sinis juga.  Kemudian Hong Mo Suk menjelaskan kasus dan perkara yang akan di hadapai oleh Joo Il. Joo Il sama sekalu tak mengerti apa yang dijelaskan oleh Hong Mo Suk. Dia bertanya kepada Hong Mo Suk. Seberapa buruk hukuman yang akan di hadapinya. Dengan ketus Hong Mo Suk mengatakan bahwa Joo Il akan dihukum sesuai dengan perbuatan yang dia lakukan. ” Maaf….bukankah posisi kita disini sama? Kita melayani Presdir Nam. ” kata Joo Il. Namun sepertinya Hong Mo Suk tak ingin posisinya disamakan dengan Joo Il. ” Ini bukan merupakan sidang pertamamu kan? Apakah kau pikir dengan melayani predsdir Nam selama beberapa tahun kau bisa menghapuskan semua kesalahan yang sudah kau buat. Nikmatilah waktu bersama dengan teman – temanmu di penjara…” kata Mo Suk. Joo Il pun terlihat kesal dengan sikap dan kata – kata Mo Suk.

14Kang Suk Gyu, Nam Gyu Man dan Ahn Seo Beom Makan bersama. Mereka menikmati kebersamaan mereka sebagai sahabat. Nam Gyu Man menatap Kang Suk Gyu. Dia teringat kata – kata Hong Mo Suk yang mengatakan bahwa Kang Suk Gyu terlihat mencurigakan karena dia sedang mencari tahu kebenaran tentang putusan terhadap kasus Seo Jae Hyuk. ” Kau pasti memiliki waktu luang yang banyak. Jangan salah paham. Aku hanya senang karena kita bisa sering berkumpul seperti ini…” kata Gyu Man. Suk Gyu pun mengajak mereka untuk meminum wine. Di saat pelayan restaurant sedang membuka botol wine, Kang Suk Gyu bertanya, Gyu Man…apakah memungkinkan jika seseorang membunuh dengan menggunakan pembuka botol wine?” . Tak hanya Gyu Man yang terkejut, Seo Beom juga membelalakkan matanya. Tak menyangka bahwa Suk Gyu akan memgajukan pertanyaan itu kepada Nam Gyu Man. ” Aku tidak tahu…karena aku belum pernah membunuh orang…” kata Gyu Man sambil menyembunyikan ekspressi keterkejutannya. Gyu Man meletakkan garpu dan pisulau yang dipakainya. Kemudian mengajukan pertanyaan balik kepada Suk Gyu. ” Jika seorang temanmu pembunuh, kau sebagai hakim, apa yang akan kau lakukan ? Menghukumnya atau membiarkannya bebas?” . Lagi – lagi Seo Beom terbelalak. Kaget. ” Sebagai sahabatnya, aku tak akan membiarkannya lepas. Aku akan menghukumnya sesuai dengan hukum. Karena itulah gunanya teman sebenarnya. ” jawab Suk Gyu. ” Kau benar…..” kata Gyu Man sambil menatap Suk Gyu. Namun di balik senyumnya Gyu Man menyimpan benci yang teramat kepada Suk Gyu.

15Jinwoo menatap gambar di kamarnya. Target dia selanjutnya adalah kawan Nam Gyu Man yang terdapat di video pengakuan Nam Gyu Man.

16Jinwoo kemudian menemui Gwak Han Soo. ” Aku sering melihatmu sekarang. Apa kau kemari ingin melihat sampai mana penyesalanku?” tanya Han Soo. Jinwoo mengatakan bahwa Gwak Han Soo tak mungkin berubah dalam waktu semalam. Dia sudah banyak melakukan kesalahan. Han Soo meminta Jinwoo untuk langsung menyampaikan maksud kedatangannya. ” Beritahu aku orang yang terpercaya sebagai pengedar Narkoba yang kau tangani. ” kata Jinwoo. ” Aku sudah bilang bahwa kau membutuhkanku…” kata Gwak Han Soo. Jinwoo meminta Gwak Han Soo untuk bekerja sama. Dia berjanji bahwa Gwak Han Soo akan mendapatkan keuntungan. ” Aku akan membawa Nam Gyu Man di sel penjara sebelahmu…” kata Jinwoo yang disambut senyuman oleh Gwak Han Soo.

17Kenalan Gwak Han Soo, yang merupakan pengirim obat – obatan terlarang merasa curiga dengan Jinwoo. Karena tak biasanya Gwak Han Soo memintanya untuk melakukan hal seperti ini. Jinwoo mengatakan bahwa dia dan Gwak Han soo mengenal satu sama lain dengan baik. Kenalan itu pun membocorkan bahwa setiap bulannya ada pesta para pengguna narkoba. Dan dia yang mengirimkan obat – obatan itu. ” Lalu di mana pestanya?” tanya Jinwoo. ” Aku mengatakan ini karena aku percaya kepada Gwak Han Soo. Di Imperial Class jam 9 malam. Tapi tak akan mudah untuk masuk kesana..”katanya. Jinwoo pun terlihat berpikir.

18In Ah menemui Tak Young Jin untuk menanyakan perkembangan kasus pembunuhan ayah Oh Jung Ah. Namun sayang, Hong Mo Suk sudah membersihkan semuanya sebelum dia keluar. Kemudian Young Jin bercerita sepertinya enak memiliki hidup seperti Hong Mo Suk. Dia hanya melakukan hal yang mudah dalam hidupnya tanpa takut ada masalah. Jika ada masalah, dia bisa membereskannya tanpa kesulitan. ” Sunbaenim…kau terdengar seperti kau iri kepadanya…” kata In Ah. Tak Young Jin tersenyum. Ponselnya berdering. Dia mengangkatnya dan Nam Il Ho yang menelponnya. Tak Young Jin kaget. Dan ekspressi kagetnya menarik perhatian Lee InAh.

19Hong Mo Suk telah memeriksa kondisi pajak dan harta yang Jinwoo punya. Jinwoo tak memiliki warisan apapun dari ayahnya. Dia hanya menghasilkan pendapatan disaat dia bekerja menjadi pengacara. ” Dia tak punya apa – apa…hmmm…bagaimana dengan Byeonduri Law Firm..? Apakah kita bisa berbuat sesuatu kepada perusahaan itu?” tanya Gyu Man. ” Baiklah kita sebut itu Law Firm. Tapi itu sangatlah kecil…” kata Mo Suk. Di samping mereka, ada Seo Beom yang mendengarkan perbincangan mereka. Sesekali Seo Beom menoleh ke arah Gyu Man. Menatap agak malas. Karena mereka berdua terlihat terlalu menghina kaum miskin. ” Dia tak punya apa – apa. Bagaimana bisa aku membuat dia terlihat menyedihkan…??” Gyu Man terlihat mencibir. Hong Mo Suk mengeluarkan photo Lee In Ah. Dia menjelaskan bahwa In Ah pasti memiliki hubungan dengan Jinwoo. Selama ini In Ah selalu membantu Jinwoo. Dia menjadi jaksa pun karena Jinwoo. Hong Mo Suk bisa mengetahui banyak tentang Lee In Ah karena dulu In Ah adalah anak buahnya. ” Lee In Ah adalah kelemahan Seo Jin Woo..” kata  Mo Suk. Seo Beom pun terus memperhatikan tingkah mereka berdua.

20Sementara itu, Tim Byeonduri Law Firm sedang berbahagia karena Song Jae Ik, pengacara yang dikenal fobia dengan pengadilan, berhasil mendapatkan 1 kasus dan dia akan menjalani persidangan untuk pertama kalinya. Semua merasa senang karena ini adalah kemajuan yang dialami oleh Song Jae Ik. In Ah dan Jinwoo menawarkan bantuan jika Song Jae Ik membutuhkan bantuan mereka. ” Terima Kasih pengacara Seo. Ini semua berkat bantuan kalian. Terima Kasih banyak…” kata Song Jae Ik sambil tersenyum.

21Jaksa Tak tengah bertemu dengan Nam Il Ho yang didampingi oleh Hong Mo Suk. Sudah jelas maksudnya apa. Nam Il Ho ingin menarik Jaksa Tak masuk ke dalam kubu mereka. ” Jika kau bekerja denganku, kehidupanmu akan berubah seperti Jaksa Hong…” kata Il Ho. Jaksa Tak hanya tersenyum. ” Pengacara dan Jaksa sama – sama bekerja dengan hukum kan? Tak peduli kau bekerja dengan siapa…” kata Mo Suk. Jaksa Tak mengambil sumpitnya, hendak makan. Namun akhirnya sumpit itu diletakkan dengan kasar. ” Aku berpikir aku tidak ingin makan lagi. Rasanya mau muntah…” kata Jaksa Tak. Nam Il Ho dan Hong Mo Suk terkejut. Jaksa  Tak mengatakan apakah selalu seperti ini cara Nam Il Ho menjalankan bisnisnya? Hong Mo Suk meminta agar Jaksa Tak mengendalikan sikapnya di depan Nam Il Ho. ” Menjadi anjing pemburu keluarga Nam memang sangat cocok sekali untukmu. Lebih memuakkan lagi di saat kau masih menjalankan praktek hukum…” kata Jaksa Tak. Jaksa Tak berpamitan dan meninggalkan uang.  Dia berkata bahwa dia akan membayar minumannya sendiri. Nam Il Ho sepertinya kesal. Karena tawarannya ditolak mentah – mentah.

22Tak Young Jin pun menerima panggilan telepon dari Park DongHo. Jaksa Tak terlihat lahap menyantap makanannya. Jaksa Tak bercerita bahwa dia baru saja bertemu dengan Nam Il Ho. Dan dia tak tahu bagaimana nasib kehidupannya kedwpan, karena dia baru saja menolak tawaran bekerja sama dengan Nam Il Ho. Park Dongho bertanya apakah Tak Young Jin mempercayainya. ” Aku tidak mempercayai semua orang yang bekerja untuk Ilho Grup.” kata Jaksa Tak. Dongho tersenyum. Mengatakan bahwa dia baru saja menemukan korban dari kasus ledakan Seogwang. Dongho yakin bahwa dia bisa mengalahkan Nam Il Ho. ” Apa kau berminat untuk menjatuhkan Nam Il Ho bersamaku?” tawar Dongho. ” Jika itu artinya aku dapat mengalahkan Nam Il Ho. Tentu saja aku tak dapat menolak tawaran tsb…” Jaksa Tak menjawab sambil tersenyum.

23Persidangan Song Jae Ik akan segera dimulai. Namun sepertinya Song Jae Ik mulai gugup lagi. Dia mengatakan bahwa dia tak bisa masuk ke persidangan. Manager Yeon menelpon Jinwoo, dan Jinwoo pun menyusul mereka ke pengadilan. Song Jae Ik sedang minum obat penenang ketika Jinwoo tiba. Dia merasa bahwa jika dia gagap lagi, dia akan menghancurkan hidup seseorang. Jinwoo memberinya dukungan. ” Apa kau yakin kalau klienmu tidak bersalah?” tanya Jinwoo. Song Jae Ik mengangguk. ” Kalau begitu buktikanlah. Seseorang akan dihukum selama 10 tahun jika kau tak membelanya. Lakukan apa yang seharusnya kau lakukan di persidangan ayahku 4 tahun lalu. Bantu dia  menggunakan hukum dengan cara menjadi pengacaranya. ” kata Jinwoo. Di belakang Jinwoo terdakwa yang akan dibela hendak memasuki ruang sidang. Wanita laruh baya itu memberi salam kepada Jae Ik.

24Hakim meminta Song Jae Ik untuk mengatakan kesimpulannya. Jae Ik terlihat berjuang keras melawan kegugupannya. ” Seorang…..ibu….menjadi….pembunuh…untuk… melin….dungi…anaknya….” Jae Ik berkata terbata – bata. Dia menoleh ke arah Jinwoo dkk. Mereka bertiga memberikan dukungan melalui senyum mereka. Jae Ik mulai mengatakan kesimpulannya lagi. Kali ini mulai sedikit lancar. Dia terus mengeluarkan kata – kata yang membela kliennya. Kliennya adalah seorang ibu yang membunuh suaminya karena suaminya sering bertindak kasar kepada dirinya dan anaknya. Kejadian itu terjadi ketika si ayah hendak membunuh anaknya, dan si ibu melindungi anaknya dengan membunuh sang ayah terlebih dahulu.

25Song Jae Ik berhasil mengatakan semuanya dengan lancar. Jinwoo dkk terlihat bangga dengan Song Jae Ik. Akhirnya Jae Ik berhasil membuat si ibu diringankan hukumannya dari 10 tahun menjadi 2 tahun. Si ibu terharu dan sangat berterimakasih kepada Jae Ik.

26Jinwoo berhasil memata – matai Bae Chul Joo, teman Nam Gyu Man yang akan mengadakan pesta narkoba. Jinwoo berhasil mengintainya di saat dia meminta kiriman obat – obat terlarang berkualitas tinggi kepada kurir yang sempat ditemui oleh Jinwoo beberapa waktu lalu.

27Tim Byeonduri Law Firm sedang mendiskusikan rencana mereka.  Target mereka kali ini adalah Bae Chul Joo. Dia adalah sahabat Nam Gyu Man. Dulu dia ada di villa Seochon dan juga dia juga ada di video saat Nam Gyu Man mengakui perbuatannya membunuh Oh Jung Ah. Jinwoo mengatakan bahwa Bae Chul Joo sempat terlibat kasus penggunaan obat – obatan terlarang 3 bulan lalu, namun Park Dongho berhasil membebaskannya dari penjara. Mereka selalu mengadakan pertemuan sebulan sekali. ” Dan pesta itu akan dilakukan besokm aku juga sudah berhasik mendapatkan kurir yang akan mengirim obat – obat terlarang di sana.” kata Jinwoo. ” Jadi kau akan menangkap Nam Gyu Man melalui Bae Chul Joo?” tanya Manager Yeon. Jinwoo mengangguk.

28Nam Gyu Man mengundang Bae Chul Joo ke kantornya. Di saat Chul Joo masuk ke dalam ruangan Gyu Man, Seo Beom membungkukkan badannya 90 derajat. Chul Joo merasa puas akan hal itu. Dia bertanya ada keperluan apa Gyu Man memintanya datang. Gyu Man membicarakan sedikit masalah bisnis dengan Chul Joo. Namun bukan bisnis yang sehat melainkan bisnis yang merugikan bagi orang dan menguntungkan bagi Nam Gyu Man yang suka sekali menyiksa orang miskin. Dia sempat menghina orang miskin juga dengan Bae Chul Joo. Seo Beom yang mendengarnya terlihat kesal. Chul Joo pun membahas pesta yang akan diadakan olehnya. Dia meminta Nam Gyu Man untuk datang. Karena Gyu Man tak pernah datang ke pestanya selama dia menjabat Presdir. Gyu Man sendiri merasa bahwa dia membutuhkan refreshing. Dia mengatakan bahwa Jinwoo telah menyita banyak waktunya belakangan ini. ” Memikirkan dia…aku hampir gila….” kata Gyu Man.

29Jinwoo pun menemui Bae Chul Joo di parkir mobil. Bae Chul Joo tak ingat siapa Jinwoo. Jinwoo membantunya mengingat bahwa mereka pernah bertemu dulu di saat pertama kali Gyu Man bertemu dengan Jinwoo. ” Kau harus berhati – hati dengan siapa kau berteman. ” kata Jinwoo. Chul Joo tak mengerti maksud Jinwoo. ” Sialnya…kau berada di video yang sama dengan Nam Gyu Man. ” kata Jinwoo lagi. ” Video Apa?” Chul Joo tak bisa menyembunyikan keterkejutannya. Jinwoo bisa membaca ekspressinya. Bae Chul Joo bertanya…apakah Jinwoo memata – matai mereka selama ini. ” Kau dengan jelas mengatakan bahwa Nam Gyu Man telah membunuh Oh Jung Ah…” kata Jinwoo. Chul Joo terlihat semakin panik. ” Kau pikir kau siapa mengancamku?” kata Chul Joo kasar. ” Wah…kau memang benar – benar sahabat Nam Gyu Man. Aku tidak pernah mengancammu…” kata Jinwoo. Chul Joo mengancam Jinwoo, jika mereka bertemu lagi, ” Kau akan mati…” kata ChulJoo.

30Gyu Man meminta Seo Beom untuk membantu Chul Joo. Sepertinya Chul Joo bermasalah dengan wanita yang akan meeras hartanya. ” Kau bisa berpikir dari sisi orang yang tak punya uang dan berikan apa yang dia mau serta jaga dia ya…” kata Gyu Man. Sei Beom terdiam sejenak. Dia kemudian mengatakan bahwa dia tak dapat melakukannya. Gyu Man meminta Seo Beom mengulangi kata – katanya. ” Aku adalah asistenmu…dan bukan asisten sahabatmu. Jadi aku rasa aku tak dapat melakukannya. ” kata Seo Beom. Gyu Man berdiri dari tempat duduknya. ” Aku merasa bahwa tanganku belakangan ini terasa gatal…” Gyu Man berkata sambil menghampiri Seo Beom. Kemudian yang terjadi adalah Gyu Man mencekik Seo Beom. Seo Beom mati – matian melawan. Dengan sekuat tenaga dia berusaha melepaskan cengkraman tangan Gyu Man dari lehernya. ” Gyu Man!!!  ” teriaknya di saat dia berhasil melepaskan tangan Gyu Man. ” Aku ini orang yang tak punya harga diri. Dan aku hanya bisa menahan diriku. Tolong kenali itu. ” kata Seo Beom kemudian pergi meninggalkan Gyu Man.

31Seo Beom bertemu dengan Sangho di tempat mereka biasa bertemu. Seo Beom mengatakan bagaimana jika dia lari dari Nam Gyu Man. Sangho kaget. Tak menyangka kalau Seo Beom punya pikiran seperti itu. Seo Beom merasa stress. Sampai kapan dia melayani Nam Gyu Man dengan melakukan pekerjaan kotor seperti itu. ” Hyungnim…aku tidak tahu apa yang terjadi…namun untuk Nam Gyu Man kau seharusnya berbicara dengan Park Dongho. Dia akan membantumu jika itu menyangkut Nam Gyu Man. ” kata Sangho. Seo Beom terlihat berpikir.

32Nam Il Ho memanggil Dongho untuk menemuinya. Dia berkata bahwa sangat sulit melihat Park Dongho belakangan ini. Dongho menjawab bahwa dia sibuk menangani kasus yang ia terima di Ilho Law Firm. Nam Il Ho mengatakan mungkin Dongho merasa sedih melihat Seok Joo Il ditangkap. ” Tidak…aku percaya bahwa kau akan membuatnya keluar segera..” kata Dongho. ” Aku pikir itu tergantung kepadamu. Seseorang seharusnya tidak terikat dengan masa lalu mereka. Jika mereka tidak menghormati masa sekarang, akan lebih bagus jika mereka merasakan sakit. Bukankah begitu pengacara Park?” Nam Il Ho berkata dengan santai. Dongho tak menjawab.

33Nam Il Ho dan tuan Ha sedang mendengarkan rekaman suara Nam Il Ho dimana Nam Il Ho meminta seseorang untuk mengurua pemimpin Seogwang grup untuknya. ” Pengacara Park…aku memberikan bukti ini kepadamu. Ini adalah hidupku..” kata Tuan Ha. ” Percayalah kepadaku mulai dari sekarang…” kata Dongho.

34Nam Il Ho memastikan kepada Hong Mo Suk bahwa kasus ledakan Seogwang rak menganggunya. Hong Mo Suk mengatakan bahwa dia sudah mengurus semuanya 17 tahun lalu. Jadi Nam Il Ho tak perlu khawatir. ” Asal kau bisa menjaga Mr. Ha…kasus ini tak akan terbongkar. ” kata Mo Suk. Nam Il Ho mengatakan bahwa dia sedang mencari Mr. Ha saat ini. ” Apa yang akan kau lakukan dengan Park Dongho?” tanya Mo Suk selanjutnya. Nam Il Ho hanya menjawabnya dengan senyuman.

35Jinwoo menghubungi staff jaksa Nam Yeo Kyung. Staffnya menyampaikan kepada Nam Yeo Kyung bahwa mereka memiliki kasus besar. Yeo Kyung meminta staffnya untuk menuliskan kasus tsb di memo dan memberikan memo tsb kepadanya. ” Tidak bu… kau harus memeriksa kasus ini sekarang…” kata staff tsb. Nam Yeo Kyung paham bahwa itu adalah kasus yang serius.

36Dengan mengendap – endap, Seo Beom masuk ke dalam ruangan Nam Gyu Man. Dia berjalan sangat berhati – hati meskipun tidak ada orang disana. Kemudian dia mengambil salah satu hiasan di rak. Hiasan tsb berupa miniatur kuda kecil. Dia mengambil sesuatu dari bagian bawah hiasan tsb. Itu adalah alat bukti akurat yang akan membawa Nam Gyu Man ke penjara. Itu adalah alat pembunuh yang digunakan Gyu Man untuk membunuh Oh Jung Ah. Teleponnya berdering. Nama ” Nam Gyu Man ” tertera di layar ponselnya.

37Gyu Man menunggu Seo Beom sambil meminum alkohol. Dia sedang menunggu Ahn Seo Beom. Tak lama, Seo Beom masuk dengan muka menunduk. Gyu Man mengajak Seo Beom untuk duduk di sebelahnya. Dengan ragu – ragu Seo Beom duduk. ” Apakah kau masih marah denganku?” tanya Gyu Man. Seo Beom menjawab ‘tidak’. Gyu Man meminta maaf karena dirinya sudah kelewat batas. Dia terlalu sensitif karena Seo Jinwoo. ” Ini tidak terlalu banyak, tapi ambillah untuk ibumu…” kata Gyu Man sambil menaruh beberapa lembar cek di atas meja. ” Lalu belilah juga sesuatu yang bagus untuk dirimu. ” lanjut Nam Gyu Man. Tangannya menyodorkan beberapa lembar cek untuk diterima oleh Seo Beom. Dengan malu – malu Seo Beom menerimanya. ” Seo Beom… kau adalah satu – satunya teman yang dapat aku percaya. Bertahanlah di sana sebentar lagi dan aku akan menjagamu dengan baik. ” Nam Gyu Man berkata sambil menggenggam tangan Ahn Seo Beom.

38Dongho mengunjungi Seok Joo Il di penjara. Dia memutuskan untuk bertarung dengan Nam Il Ho. Hal itu sudah menjadi keputusannya. Apapun yang akan Seok Joo Il katakan, sudah tak berpengaruh untuknya. ” Panahku sudah menuju ke Nam Il Ho. ” kata Dongho. Seok Joo Il sama sekali tak menyangka bahwa Dongho yang sudah ia anggap sebagai anak sendiri, berani mengambil jalan yang berbeda dengannya. Jalan itu pun membahayakan diri Dongho juga. Joo Il terus memanggil nama Dongho yang sudah keluar dari ruang pertemuan di penjara.

39Jinwoo dan team sedang merencanakan penangkapan Nam Gyu Man. Jinwoo dkk berencana untuk menangkap Nam Gyu Man di pesta narkoba tsb. Dengan begitu mereka bisa membeberkan barang bukti serta mereka bisa mengungkapkan kematian Oh Jung Ah serta ayahnya. Selain itu, Jinwoo kuga membagi tugas masing – masing. Pengirim narkoba hanya bisa membawa 1 orang untuk masuk. Pengacara Song menawarkan diri. ” Mukaku yang paling tak dikenali diantara kalian…” kata Pengacara Song. Jinwoo memberikan kamera berbentuk pulpen. Pengacara Song terkagum – kagum. Akhirnya mereka n selesai dengan pembagian tugas mereka. ” Semoga berhasil semua….” kata Jinwoo.

40Nam Yeo Kyung marah kepada Tak Young Jin karena dia tak diijinkan menggerebek pesta narkoba tsb. Tak Young Jin mengatakan bahwa untuk narkoba ada tim khusus yang menanganinya. Namun Yeo Kyung masih bersikeras untuk melakukan penggerebekan tsb. Dia mengatakan bahwa dia mampu melakukannya jika timnya ditambah. Tak Young Jin tetap tak menginginkannya. Yeo Kyung keluar dengan wajah kusut. Dengan nekat, Nam Yeo Kyung meminta bantuan timnya untuk melakukan penggerebekan tsb.

41Hong Mo Suk menemui Seok Joo Il di tengah malam. Tak ada yang tak mungkin jika Nam Il Ho sudah memintanya. Hong Mo Suk menyampaikan pesan dari Nam Il Ho. ” Jika kau ingin cepat bebas…lakukan 1 hal…” kata Mo Suk. Joo Il bertanya apakah itu? ” Bunuh Park Dongho. ” Apakah kau pikir aku akan benar melakukannya? ” tanya Joo Il. Dengan santai Mo Suk mengatakan bahwa jika Joo Il tidak ingin diabaikan seperti Gwak Han Soo dan tak ingin menghabiskan sisa waktunya di penjara…maka lakukanlah apa yang sudah ia sampaikan tadi. ” Jangan menciba untuk loyal dan menyelamatkan dirimu sendiri. ” kata Mo Suk. Joo Il terlihat berpikir.

42Dongho membuka perlahan pintu kantornya dulu. Dia duduk di kursi miliknya. Terngiang – ngiang di telinganya kata – kata Nam Il Ho bahwa seharusnya seseorang tak boleh terikat oleh masa lalu. Dongho mengeluarkan berkas – berkas tentang ledakan Seogwang dan kaset yang merekam suara Nam Il Ho. ” Mari kita akhiri ini semua…” katanya.

43Dongho menggunakan jas hitam dan kemeja putih. Tak lupa dasi hitam juga dikenakannya. Sangho berkata bahwa dia tak pernah melihat Dongho menggunakan pakaian dengan warna gelap. ” Sangho…kita akan melihat darah kali ini. Oleh karena itu aku memakai pakaian berwarna gelap. ” kata Dongho. Raut wajah Sangho terlihat khawatir.

44Sementara itu Jinwoo dan tim bersiap untuk penangkapan Nam Gyu Man. Jinwoo memata – matai kedatangan Nam Gyu Man. Jae Ik sudah berhasil masuk ke dalam bar. Dia mengabari Jinwoo. Jinwoo pun segera menuju ke tempat parkir dimana mobil Nam Gyu Man berada. Dia mengingat – ingat no polisi mobil Gyu Man dan segera bersembunyi.

45Bae Chul Joo menaruhkan bubuk narkoba ke dalam minuman alkoholnya. Si sampingnya duduk juga Nam Gyu Man. Sepertinya mereka berdua sudah mabuk. Sedangkan Jae Ik sudah bersiap untuk merekam keduanya. Entah sadar atau tidak sadar, Chul Joo bercerita kepada Nam Gyu Man bahwa Jinwoo menemuinya. Dia terus mengatakan tentang oembunuhan Oh Jung Ah. Gyu Man terdiam. Tanpa ekspressi. Chul Joo juga terus membahas tentang insiden 4 tahun lalu. ” Bukankah itu sudah berakhir?” tanya Chul Joo. Gyu Man tak menjawab. Tiba – tiba dia menendang botol minumannya. Dan memerintahkan untuk menghentikan music dengan kasar. Semua yang hadir di sana kaget, termasuk Song Jae Ik.

46Gyu Man berdiri dari tempat duduknya. Chul Joo juga melakukan hal yang sama. Keduanya sudah dalam pengaruh alkohol sekarang. Chul Joo mengatakan bahwa Gyu Man sudah merusak pestanya. Gyu Man tak mau kalah. Dia menyalahkan Chul Joo yang terus mengungkit masa lalu. ” Kau terlalu menyedihkan…karena apa? Karena kau adalah anak haram…” Gyu Man lalu tertawa terbahak – bahak. Chul Joo yang sedang mabuk langsung menarik kerah Gyu Man.

Sirine mobil polisi berbunyi. Nam Yeo Kyung keluar daei mobil polisi. In Ah langsung memberitahu Jinwoo bahwa polisi sudah datang.

Gyu Man melepas cengkraman Chul Joo dan langsung memukulnya. Chul Joo jatuh tersungkur. ” Apakah kau pikir semua sendok perak adalah sama?” kata Gyu Man sambil tertawa terbahak – bahak. Sementara Chulk Joo masih terjatuh. Tak lama Yeo Kyung masuk membawa pasukannya dan meminta untuk menangkap semua orang yang ada di sana. Suasana kacau. Semua berlarian hendak menyelamatkan diri. Termasuk Gyu Man. Dengan sempoyongan Gyu Man melangkahkan kakinya. ” Gyu Man…jangan tinggalkan aku…” Chul Joo memegang tangan Gyu Man. Namun Gyu Man malah menepis tangan tsb dan berlari sendiri. Jae Ik pun mengikuti Gyu Man yang lari ke lantai atas.

47Di lantai atas, Gyu Man bertemu dengan adiknya Yeo Kyung. Yeo Kyung terlihat sangat terkejut. Dia bertanya apa yang dilakukan oleh kakaknya di sana. ” Mengaoa kau disini? Oh ya..kau adalah seorang jaksa…” kata Gyu Man setengah sadar. ” Apa kau gila?” kata Yeo Kyung. Gyu Man memibta agar Yeo Kyung menyelamatkannya. Karena jika Gyu Man sampai tertangkap. Habislah dia. Di saat Gyu Man ingin pergi, Yeo Kyung memegang tangan kakaknya. Menahannya agar jangan pergi. ” Lepaskan….” kata Gyu Man. Yeo Kyung melepaskan tangan kakaknya dan membiarkannya pergi tanoa tahu harus berbuat apa. Sementara Jae Ik sudah berhasil merekam percakapan mereka berdua.

48Tiba di suatu ruangan, Nam Gyu Man terlihat memasuki sebuah pintu. Jae Ik menyusulnya, namun sayang…dia kehilangan jejak. Nam Gyu Man pun menelpon seseorang agar mempersiapkan mobilnya.

Dengan langkah pasti, Park Dongho masuk ke ruangan Nam Il Ho di rumahnya. Dia menyerahkan surat pengunduran dirinya. Nam Il Ho bertanya apa alasan Park Dongho mengundurkan diri. Dongho pun berkata semuanya. Tentang ledakan Seogwang yang telah menewaskan ayahnya. ” Aku minta maaf tentang ayahmu..tapi kau punya kehidupan sendiri sekarang…” kata Nam Il Ho santai. ” Aku tidak dapat hormat kepada orang yang sudah membunuh ayahku. Karena aku adalah anaknya….” kata Dongho mantap. Membuat Nam Il Ho tak berbicara lagi.

49Jinwoo segera memerintahkan timnya untuk menghadang Nam Gyu Man yang sudah masuk ke dalam mobilnya.

50Namun betapa kaget dirinya di saat yang keluar dari mobilnya bukanlah Nam Gyu Man melainkan Ahn Seo Beom. In Ah, Jae Ik dan Manager Yeon merasa terkejut juga. Misi mereka gagal kali ini. Mereka tidak berhasil menangkap Nam Gyu Man.

51

Sementara Nam Gyu Man dengan sempoyongan berjalan ke arah mobil yang lain dengan menggunakan pintu keluar yang lain juga. Dia menjalankan mobilnya dengan senyum kemenangan melewati hiruk pikuk mobil polisi yang berada di belakangnya.

53

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

 

Kdrama News

Film dan Drama Terbaru Park Bo Gum Sebelum Wajib Militer

Shinbie

Published

on

By

Park Bo-gum akhirnya secara resmi menjalani wajib militer mulai tanggal 31 Agustus kemarin. Ia akan bergabung dengan 669 perwira lain di Grup Pendidikan Dasar Militer Angkatan Laut, sebuah divisi di bawah Komando Pendidikan dan Pelatihan Angkatan Laut di Jinhae-gu, Changwon, Provinsi Gyeongsang Selatan. Sebelumnya ia sudah mendapat pelatihan dasar selama enam minggu dan kini ditugaskan untuk melanjutkan dinas militernya pada divisi budaya angkatan laut di unit tersebut.

Park Bo Gum masuk wajib militer tanpa melakukan seremoni apapun. Situasi pandemi COVID-19 menjadi alasan utama bagi Park Bo-gum untuk memastikan keselamatan semua orang. Bahkan ia tidak akan melakukan salam perpisahan pada fans, dan akan memulai wamil dengan tenang.

Wajib militer selama 2 tahun kedepan bukan merupakan waktu yang singkat. Nah, tentunya kalian akan sangat merindukan oppa kita satu ini bukan? Untuk itu, simak nih film dan drama terbaru Park Bo Gum yang akan segera tayang.

Project Park Bo Gum Sebelum Wamil

Lahir pada tahun 1993, aktor berusia 27 tahun ini melakukan debut aktingnya di drama OCN berjudul Hero (2012). Dia kemudian menjadi terkenal melalui perannya yang sempurna dalam drama, Reply 1988 (2015-2016), Love in the Moonlight (2016), dan Encounter (2018-2019).

Seo Book Korean Movie

film seo book

Sebelum wajib militer, Park Bo Gum terlibat dalam beberapa proyek dan telah menyelesaikan syuting untuk film mendatangnya berjudul Seo Bok. Pada film ini, Park Bo Gum akan berkolaborasi bersama aktor veteran Gong Yoo.

Seo Book menceritakan tentang Ki-Hun (Gong Yoo) yang merupakan mantan agen badan intelijen. Sementara Park Bo Gum memerankan Seo Bok seorang klon manusia pertama dan dia memiliki rahasia kehidupan yang kekal abadi. Ki-Hun terlibat dalam situasi berbahaya karena beberapa kekuatan yang ingin menguasai Seo Bok.

Film Wonderland

film korea wonderland

Wonderland sebuah film fiksi yang menceritakan tentang alam semesta simulasi di mana orang dapat bersatu kembali dengan orang yang mereka cintai karena tidak lagi dapat berinteraksi dengan mereka di dunia nyata. Karakter Jung Yu-Mi dan Choi Woo Shik akan mengontrol semua peristiwa yang terjadi dalam simulasi realitas ini.

Suzy dan Park Bo Gum berperan sebagai pasangan muda. Ketika karakter Park Bo Gum mengalami koma, karakter Suzy akan meminta untuk bertemu dengannya di Wonderland.

Gong Yoo, seorang suami berusia 40-an, sangat merindukan mendiang istrinya, Tang Wei, seperti halnya anaknya yang tidak bisa melupakan ibunya. Karakter Gong Yoo meminta reuni di Wonderland.

Drama Record of Youth

drama korea record of youth

drama korea record of youth

Selain kedua film tersebut Park Bo Gum juga membintangi drama korea Record of Youth yang akan segera tayang pada bulan ini. Meskipun produksi tvN dihentikan sementara, drama Park Bo Gum Record of Youth tampaknya tidak terpengaruh, dan aktor tersebut juga sudah merampungkan semua adegannya untuk keseluruhan epsiode. Namun karena menjalani wajib militer, ia tidak akan mempromosikan secara terbuka pemutaran perdana drama ini pada 7 September dengan lawan mainnya Park So-dam dan Byun Woo-seok.

Park Bo-gum dijadwalkan menyelesaikan wajib militernya pada 30 April 2022. Sabar ya fans!

Continue Reading

Kdrama News

5 Artis Ini Ternyata Nyaris Tolak Main Di Drama Populer Mereka Loh

Nur Khotimah

Published

on

Penggemar drama korea pasti setuju kalau Gong Yoo sangat cocok memerankan karakter Kim Shin di “Goblin“. Begitu juga dengan peran Park Hae Joon sebagai Lee Tae Oh di “The World of the Married“. Tapi tahukah kalian kalau Gong Yoo, Park Hae Joon, bahkan IU awalnya menolak mengambil peran di drama-drama hits mereka? Alasannya macam-macam, ada yang kurang pede hingga takut menimbulkan masalah karena pernah tersandung kontroversi. Seperti apa ulasan lengkapnya? Yuk langsung simak saja berikut ini.

1. Gong Yoo – “Goblin”

Source: tvN

Kalau bicara soal “Goblin“, pikiran kita pasti tak lepas dari sosok Gong Yoo yang memerankan karakter Kim Shin. Ia sangat sukses membawakan karakter utama drama ini hingga mencuri hati penonton. Tapi siapa sangka, awalnya Gong Yoo menolak untuk bergabung dalam drama ini. Ia tak yakin bisa memerankan karakter Kim Shin dengan baik. Saat itu, Gong Yoo juga cenderung takut untuk mengambil proyek drama. Ia lebih sering tampil di layar lebar, ketimbang layar kaca. Tapi Gong Yoo akhirnya berubah pikiran setelah ngobrol dengan penulis “Goblin”, Kim Eun Sook. Pertemuan itu membuat Gong Yoo merasa nyaman dan akhirnya menerima tawaran memainkan karakter Kim Shin. “Goblin” menjadi proyek drama pertama Gong Yoo setelah beberapa tahun hiatus dari televisi.

2. Park Hae Joon – “The World of the Married”

Source: jTBC

Bisa bayangin kalau karakter Lee Tae Oh di drama koreaThe World of the Married” diperankan oleh aktor lain? Itu hampir kejadian loh, karena Park Hae Joon awalnya ragu untuk menerima tawaran main di drama ini. Ia khawatir tidak bisa menampilkan karakter Lee Tae Oh yang kompleks dan penuh emosi ekstrem. Tapi Park Hae Joon akhirnya mengambil tawaran itu setelah ngobrol dengan sutradara Byun Young Joo. “Saat itu dia (Byun Young Joo) bilang aku bodoh kalau tidak mengambil peran tersebut. Apalagi beradu akting dengan Kim Hee Ae,” ujar Park Hae Joon.

3. Suzy – “Dream High”

Source: KBS

Suzy berperan sebagai Go Hye Mi dalam drama hits KBS, “Dream High“. Go Hye Mi adalah murid SMA yang bermimpi menjadi penyanyi opera. Karakter ini berhasil dibawakan dengan sangat baik oleh mantan member girl group Miss A itu. Tapi Suzy ternyata sempat tak pede dengan kemampuan aktingnya sehingga menolak tawaran main di drama ini. Saat itu, ia juga mengaku ingin fokus dengan karier bernyanyinya. Tapi Suzy kemudian berubah pikiran dan akhirnya menerima tawaran untuk memerankan Go Hye Mi di “Dream High”. Untung aja yah.

4. IU – “My Mister”

Source: tvN

IU pernah terlibat kontroversi Lolita di masa lalu. Penyanyi sekaligus aktris ini dituding membuat lagu yang menjurus ke pedofilia, mengusung konsep sensual di album, dan lain-lain. Hal ini rupanya membuat IU ragu untuk menerima tawaran bermain dalam drama “My Mister“. Terlebih lagi karakter IU di drama ini, Lee Ji An, diceritakan memiliki perbedaan usia yang cukup jauh dengan lawan mainnya. Ia khawatir kontroversi itu menyebabkan masalah untuk lawan mainnya di drama “My Mister”. Tapi ia akhirnya berubah pikiran setelah ngobrol dengan sang sutradara. IU pun mengambil tawaran ini dan berhasil memerankan karakter Lee Ji An dengan sangat baik.

5. Jun Ji Hyun – “My Love From the Star”

Source: SBS

Salah satu karakter Jun Ji Hyun yang ikonik dan populer adalah Cheon Song Yi dari drama “My Love From the Star“. Tapi awalnya Jun Ji Hyun menolak tawaran untuk bergabung dalam drama ini loh. Alasannya karena saat itu sang artis sudah menerima tawaran untuk main di sebuah judul film. Tapi kemudian muncul konflik dengan jadwal film tersebut dan akhirnya Jun Ji Hyun memutuskan untuk menerima tawaran untuk main di drama “My Love From the Star”.

Meski sudah memiliki jam terbang tinggi, para artis di atas ternyata masih sering enggak pede dengan kemampuannya ya. Ini menunjukkan betapa rendah hatinya mereka. Beruntung mereka akhirnya mengambil tawaran main di drama-drama populer itu yah.

Continue Reading

Kdrama News

Apes, Proses Syuting 6 Drama Ini Sempat Dihentikan Karena Kondisi Tak Terduga

Nur Khotimah

Published

on

Proses produksi drama Korea tak selamanya berjalan mulus. Sejumlah drama harus menghadapi situasi sulit bahkan sebelum ditayangkan hingga akhirnya terpaksa dibungkus. Masalah juga kadang dihadapi di tengah proses produksi. Seperti yang akan kita bahas di artikel ini. Di mana deretan drama berikut ini menghadapi kondisi tak terduga hingga terpaksa menghentikan proses syuting.

1. “Chimera”

Source: Hancinema

Chimera” seharusnya mulai tayang pada paruh kedua tahun 2019. Tapi proses syuting drama ini terpaksa dihentikan karena penulis naskah dilecehkan secara seksual oleh seorang staf. Peristiwa ini tim “Chimera” makan malam bersama pada 15 Juni 2019. Tak hanya dilecehkan, sang penulis juga trauma atas perbuatan seorang produser drama ini. Di mana sang produser justru menyalahkan penulis naskah atas pelecehan seksual yang dialaminya.

“Memang benar kami menghentikan pembuatan drama karena kasus pelecehan seksual yang terjadi pada 15 Juni. Pelaku pelecehan seksual ‘A’ dan produser ‘C’ yang menyebabkan trauma kepada korban telah dihentikan,” ujar pihak JS Picture selaku perusahaan produksi “Chimera”. “Tim pengarah dan produksi membuat permintaan maaf kepada staf dan menyampaikan obrolan grup kami. Saat ini kami sedang mencari cara untuk memperbaiki masalah tersebut.”

2. “Return”

Source: SBS

Return” merupakan drama yang populer dan berhasil meraup rating tinggi di tahun 2018. Tapi drama SBS ini tersandung masalah besar di tengah penayangannya karena sang pemeran utama, Go Hyun Jung, berseteru dengan sutradara. Keduanya dikabarkan berselisih pendapat tentang tujuan drama dan pengembangan karakter. Tak hanya cekcok, Go Hyun Jung juga dikabarkan memukul dan berkata kasar kepada sang sutradara di hadapan para staf.

Akibat kontroversi ini, proses syuting “Return” sempat dihentikan. Posisi Go Hyun Jung pun langsung digantikan oleh Park Jin Hee. Hengkangnya Go Hyun Jung sempat diprediksi akan membuat rating “Return” anjlok saat tayang lagi pada pertengahan Februari 2018. Tapi ternyata prediksi tersebut salah, karena rating “Return” hanya mengalami penurunan tipis. Drama ini juga terus melanjutkan proses syuting hingga episode terakhir setelah melewati konflik besar itu.

3. “Spy Myung Wol”

Source: KBS

Proses syuting “Spy Myung Wol” sempat dihentikan gara-gara sang pemeran utama, Han Ye Seul, mendadak pergi ke Los Angeles, Amerika Serikat. Ia diam-diam terbang ke Los Angeles pada 15 Agustus 2011 tanpa memberi tahu siapapun, termasuk pihak agensi. Han Ye Seul baru kembali ke Korea Selatan setelah 48 jam berada di Los Angeles.

Kepada media, Han Ye Seul mengaku kelelahan dengan proses produksi drama “Spy Myung Wol” yang sangat ekstrem. Aktris cantik ini kabarnya harus kerja berjam-jam dan melakukan syuting sepanjang malam. Kondisi itu membuat Han Ye Seul kelelahan secara fisik dan mental sehingga memutuskan untuk melarikan diri ke Los Angeles di tengah proses syuting. Ia pun sempat menjadi menuai kritikan pedas dari netizen Korea akibat keputusannya ini.

4. “20th Century Boy and Girl”

Source: MBC

20th Century Boy and Girl” terpaksa menghentikan proses syuting dan mengundur jadwal tayang perdana karena aksi mogok yang dilakukan oleh karyawan MBC pada 2017. Aksi ini dilakukan untuk melengserkan Kim Jang Gyum selaku pimpinan MBC karena diduga korup. Selama menjabat, Kim Jang Gyum dianggap membuat peraturan sensor yang terlalu ketat, bias, dan cenderung menguntungkan pemerintahan mantan presiden Park Geun Hye.

The Korea Times pernah mengabarkan bahwa staf MBC dipaksa untuk mengedit dan menghapus tayangan berita yang menunjukkan keluarga korban tenggelamnya kapal Sewol sedang menangis. Bukan hanya MBC, stasiun televisi KBS dan SBS juga mendapat tudingan yang sama saat itu. Park Geun Hye diduga menggunakan kekuasaannya untuk mengontrol pemberitaan negatif tentang dirinya di tiga stasiun televisi publik tersebut.

5. “Wolf”

Source: MBC

Wolf” adalah drama tahun 2006 yang dibintangi oleh Eric Moon dan Han Ji Min. Setelah menayangkan tiga episode, drama ini dihentikan sementara karena Eric dan Han Ji Min mengalami kecelakaan saat syuting. Kala itu mobil yang seharusnya berhenti tepat di depan Eric dan Han Ji Min justru terus melaju hingga menabrak keduanya. Rencananya proses syuting akan dilanjutkan setelah kondisi keduanya membaik. Tapi rencana itu tak pernah terwujud dan proses syuting “Wolf” tidak dilanjutkan.

6. “Hi Bye, Mama”

Source: tvN

Kondisi kurang menguntungkan juga dialami “Hi Bye, Mama“. Pada 1 Maret 2020, pihak produksi mengabarkan bahwa salah satu staf mereka mengalami gejala COVID-19. Staf tersebut dikabarkan langsung mengisolasi diri setelah merasakan gejala-gejala mirip COVID-19. Kondisi ini membuat proses syuting “Hi Bye, Mama” sempat dihentikan demi menjaga kondisi staf serta para pemain.

Beruntung penundaan ini tak berlangsung lama karena staf tersebut akhirnya dinyatakan negatif COVID-19. “Staf yang menunjukkan gejala-gejala COVID-19 dinyatakan negatif setelah melakukan pemeriksaan. Jadi kami akan melanjutkan syuting (‘Hi Bye, Mama’),” ujar perwakilan tvN kepada Sport Donga.

Continue Reading

Pos-pos Terbaru

Sinopsis Drama

Review Film

Trending