Iklan outdoor atau Out-of-Home (OOH) tetap menjadi strategi pemasaran yang relevan di era digital. Dengan penempatan di lokasi strategis seperti jalan utama, pusat perbelanjaan, dan area transit, OOH mampu meningkatkan visibilitas dan brand awareness secara luas. Perkembangannya ke arah Digital Out-of-Home (DOOH) melalui videotron dan layar LED membuat kampanye lebih dinamis, fleksibel, dan menarik perhatian audiens urban yang memiliki mobilitas tinggi.

Kelebihan utama OOH adalah daya tarik visual besar, jangkauan audiens luas, serta kemampuan memperkuat strategi branding secara konsisten. Namun, iklan outdoor juga memiliki tantangan seperti biaya relatif tinggi, regulasi lokasi, serta keterbatasan pengukuran efektivitas dibanding iklan digital.

Dengan strategi yang tepat dan dikombinasikan bersama digital marketing, OOH dan DOOH tetap efektif sebagai media promosi untuk menjangkau audiens secara masif sekaligus memperkuat eksistensi brand di ruang publik.